Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Jepara Perkuat Pembinaan Klien Anak melalui Lapor Diri dan Pendampingan Pendidikan
Jepara – Pembimbing Kemasyarakatan Balai Pemasyarakatan (Bapas) melalui Pos Bapas Jepara terus menjalankan peran pembimbingan dan pengawasan terhadap klien pemasyarakatan, khususnya klien anak yang tengah menjalani program Pembebasan Bersyarat (PB). Melalui kegiatan lapor diri, Pembimbing Kemasyarakatan memberikan pendampingan sekaligus penguatan agar klien anak dapat menjalani proses reintegrasi sosial secara positif di tengah masyarakat, Selasa, 10 Maret 2026.
Salah satu kegiatan pembimbingan tersebut dilakukan oleh Pembimbing Kemasyarakatan Muslim kepada klien anak berinisial MF yang melaksanakan kewajiban lapor diri di Pos Bapas Jepara. Dalam kegiatan tersebut, MF hadir didampingi oleh tantenya sebagai bentuk dukungan keluarga dalam proses pembinaan yang sedang dijalaninya.
Pada kesempatan tersebut, Pembimbing Kemasyarakatan tidak hanya melakukan pencatatan administrasi kewajiban lapor diri, tetapi juga memberikan pembimbingan secara langsung kepada klien anak terkait pentingnya perubahan sikap, kedisiplinan, serta perencanaan masa depan melalui pendidikan dan keterampilan.
Dalam dialog pembimbingan, MF menyampaikan bahwa dirinya saat ini telah kembali melanjutkan pendidikan dan mulai mengikuti kegiatan belajar sebagai siswa kelas 1 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Ia juga berencana mengambil keterampilan otomotif roda dua, yang dinilai sesuai dengan lingkungan keluarganya, mengingat ayahnya memiliki usaha bengkel sepeda motor di rumah.
“Saya bersyukur bisa kembali sekolah. Saya ingin belajar otomotif roda dua supaya punya keahlian dan bisa membantu ayah di bengkel di rumah,” ungkap MF.
Menanggapi hal tersebut, Pembimbing Kemasyarakatan Muslim memberikan motivasi agar MF dapat memanfaatkan kesempatan pendidikan tersebut dengan sungguh-sungguh serta menjadikannya sebagai sarana untuk memperbaiki masa depan.
Menurutnya, kesempatan untuk kembali bersekolah merupakan peluang yang sangat berharga, terlebih karena MF masih diberikan kesempatan oleh pihak sekolah yang sama untuk melanjutkan pendidikannya.
“Ini merupakan anugerah yang luar biasa karena MF masih diberi kesempatan oleh kepala sekolah yang sama untuk kembali melanjutkan pendidikan. Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh dengan cara menyelesaikan sekolah dengan baik,” ujar Muslim.
Selain memberikan motivasi dalam bidang pendidikan, Pembimbing Kemasyarakatan juga menekankan pentingnya menjaga perilaku serta membangun lingkungan pergaulan yang positif selama menjalani kehidupan di masyarakat.
“Jaga sikap selama di sekolah, hormati para guru, dan bergaullah dengan teman-teman yang membawa pengaruh baik. Lingkungan yang positif akan sangat membantu dalam proses perubahan diri,” tambahnya.
Muslim juga mendorong MF untuk menekuni keterampilan otomotif roda dua secara serius agar kelak memiliki bekal keahlian yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk mendukung usaha bengkel yang dikelola oleh keluarganya.
Di akhir kegiatan pembimbingan, Muslim menyampaikan pesan agar MF mampu memanfaatkan masa bebas bersyarat sebagai momentum untuk memperbaiki diri serta menata masa depan yang lebih baik.
“Dengan dukungan keluarga, kesempatan melanjutkan pendidikan, serta pendampingan dari Pembimbing Kemasyarakatan, saya berharap MF dapat menjalani proses pembinaan di tengah masyarakat dengan baik. Kewajiban lapor diri ini merupakan langkah awal untuk menata masa depan. Manfaatkan kesempatan ini untuk membangun kehidupan yang lebih baik melalui pendidikan, keterampilan, serta peningkatan kualitas ibadah sehingga menjadi pribadi yang lebih baik dibandingkan sebelumnya,” pesan Muslim.
Kontributor: Humas Pos Bapas Jepara
